Program Studi Keperawatan Program Sarjana dan Profesi Ners Program Profesi Fakultas Ilmu Kesehatan. Nomor SK Pendirian Program Studi Keperawatan Program Sarjana Adalah 173/D/O/2009 pada tanggal 16 Oktober 2009. Status Akreditasi Baik Sekali. Nomor SK Pendirian Program Studi Profesi Ners Program Profesi Adalah 235/E/O/2014 pada tanggal 7 Juli 2014. Status Akreditasi Baik Sekali. Alamat Kedua Prodi tersebut di Jalan Jaya Wijaya No. 11 Banjarsari, Surakarta. Email Prodi info.profesiners@ukh.ac.id , Nomor telepon : (0271) 857724 / 856832.
Visi Prodi Keperawatan Program Sarjana dan Profesi Ners Program Profesi :
“Menjadi Program Studi Profesi Ners Program Profesi yang inovatif, unggul di bidang kegawatdaruratan dan berdaya saing Global.”
Misi Prodi Keperawatan Program Sarjana dan Profesi Ners Program Profesi
1. Melaksanakan pendidikan bagi mahasiswa Profesi Ners Program Profesi untuk dapat menghasilkan lulusan yang inovatif, unggul di bidang kegawatdaruratan dan berdaya saing global.
2. Melaksanakan pendidikan bagi mahasiswa dengan keahlian di bidang kesehatan melalui pengalaman belajar kewirausahaan praktis.
3. Menyelesaikan permasalahan kesehatan di bidang kegawatdaruratan pada komunitas lokal, nasional, dan global melalui penelitian yang berkualitas.
4. Membina mahasiswa untuk terus belajar dan memberdayakan masyarakat di bidang kesehatan secara berkelanjutan.
5. Mengembangkan kerja sama nasional maupun global yang mendukung pengembangan mutu Tridharma Perguruan Tinggi.
Tujuan Prodi Keperawatan Program Sarjana dan Profesi Ners Program Profesi
1. Membangun budaya dan ekosistem akademik di lingkungan program studi profesi ners sehingga dapat menghasilkan lulusan yang inovatif, unggul di bidang kegawatdaruratan dan berdaya saing global.
2. Menghasilkan lulusan profesi ners yang memiliki keahlian di bidang kesehatan melalui pengalaman belajar kewirausahaan yang praktis.
3. Menghasilkan luaran penelitian, pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan yang berdampak bagi permasalahan komunitas lokal, nasional dan global.
4. Terwujudnya ekosistem mahasiswa melalui program pengembangan diri secara berkelanjutan yang merupakan program kerja program studi.
5. Terjalinnya kerja sama nasional maupun global yang mendukung pengembangan mutu Tridharma Perguruan Tinggi.
|
No. |
PROFIL LULUSAN |
DESKRIPSI PROFIL LULUSAN |
|
1 |
Care provider |
Merencanakan dan memberikan asuhan keperawatan pada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat dalam rentang sehat sakit di tatanan klinik, keluarga, dan komunitas dengan keunggulan di bidang kegawatdaruratan, untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia secara komprehensif dan berbasis bukti penelitian |
|
2 |
Communicator |
Menerapkan komunikasi terapeutik pada pasien, keluarga dan masyarakat dalam pelayanan kesehatan, dan komunikasi efektif dalam kolaborasi tim kesehatan |
|
3 |
Health educator and promoter |
Melakukan edukasi dan promosi yang inovatif pada sistem klien, keluarga dan komunitas untuk mencapai kemandirian dalam perawatan diri |
|
4 |
Manager and leader |
Menganalisis pengorganisasian asuhan keperawatan dan berkoordinasi dengan tim Kesehatan dengan menunjukkan sikap kepemimpinan untuk mencapai tujuan perawatan klien dan menerapkan nursepreneur dalam praktik keperawatan |
|
5 |
Researcher |
Menerapkan langkah-langkah pendekatan ilmiah berbasis bukti dan melaksanakan penelitian yang berkualitas serta inovatif dalam menyelesaikan masalah keperawatan dan kesehatan. |
Sasaran Mutu
Sasaran mutu Prodi Keperawatan Program Sarjana dan Profesi Ners Program Profesi FIK UKH Surakarta didasarkan atas pencapaian dari indikator program kerja yaitu:
1. Keberhasilan masa studi sesuai standar program studi sarjana, profesi, ≥ 85%
2. Persentase first taker yang lulus uji kompetensi, ≥ 85%
3. Kesesuaian bidang kerja lulusan terhadap kompetensi bidang studi, minimal 85%
4. Nilai kerja dosen (publikasi penelitian) Nasional terakreditasi/Internasional, 70%
5. Nilai kerja dosen (punlikasi penelitian) Internasional bereputasi, 2,31%
6. Nilai kerja dosen (publikasi penelitian) seminar Internasional, 6,7%
7. Indeks kepuasan mahasiswa terhadap layanan manajemen, ≥86% (sangat puas)
8. Indeks kepuasan pengguna lulusan, 85% (sangat baik)
Tugas dan Wewenang
|
No |
Tim |
Tugas dan Wewenang |
|
1 |
Ketua Program Studi |
Tugas: Terselenggaranya proses belajar mengajar di Prodi yang bermutu sesuai dengan standard SN DIKTI dan Standard perguruan tinggi Universitas Kusuma Husada Surakarta Wewenang: 1. Mengesahkan Renstra dan Renop Prodi 2. Menetapkan perencanaan kegiatan pembelajaran Prodi 3. Mengesahkan organizing internal Prodi 4. Mengarahkan dan menggerakan sistem manajemen di lingkungan Prodi 5. Memberikan keputusan akhir dalam setiap proses musyawarah kegiatan tingkat Prodi 6. Menegur dan membina bawahan 7. Menilai bawahan 8. Mengusulkan kebutuhan SDM
|
|
2 |
Sekretaris Program Studi |
Tugas: Membantu tugas Ketua Program Studi di dalam pengelolaan dan pengembangan Prodi serta memonitor dan bertanggung jawab atas kelancaran proses belajar mengajar di tingkat Prodi. Wewenang: 1. Menegur staf/ pengajar dan pegawai administrasi yang lalai dalam melaksanakan tugasnya 2. Menentukan prioritas pekerjaan 3. Memaraf surat-surat dinas sesuai ketentuan 4. Kebenaran dan kelengkapan laporan pelaksanaan tugas 5. Kerahasiaan surat, dokumen, data dan informasi 6. Melaksanakan tugas dan wewenang ketua program studi atas perintah ketua bila ketua berhalangan |
|
3 |
Bagian Kurikulum |
Tugas: Membantu tugas Sekretaris Program Studi di dalam pengelolaan dan pengembangan kurikulum Prodi serta memonitor atas kelancaran proses pembelajaran di tingkat Prodi. Wewenang: 1. Menentukan prioritas pekerjaan 2. Mengecek kelengkapan data dan informasi kepada unit kerja yang relevan |
|
4 |
Kemahasiswaan |
Tugas: Membantu tugas Sekretaris Program Studi di dalam pengelolaan kemahasiswaan dan tata laksana bidang administrasi kemahasiswaan Wewenang: 1. Menentukan prioritas pekerjaan 2. Mengecek kelengkapan data dan informasi kepada unit kerja yang relevan 3. Kebenaran dan kelengkapan laporan kemahasiswaan |
|
5 |
Evaluasi |
Tugas: Membantu tugas Sekretaris Program Studi di dalam pengelolaan dan pengarsipan nilai di tingkat Prodi. Wewenang: 1. Kebenaran dan kelengkapan laporan evaluasi mahasiswa 2. Menentukan prioritas pekerjaan 3. Mengecek kelengkapan data dan informasi kepada unit kerja yang relevan |
|
6 |
Pembina Organisasi Kemahasiswaan |
Tugas: Membantu Ketua Prodi dalam memimpin pelaksanaan kegiatan di bidang pembinaan kemahasiswaan dan pelayanan kesejahteraan mahasiswa di tingkat Prodi Wewenang: 1. Kebenaran dan ketepatan rencana program kerja 2. Kebenaran dan kelengkapan laporan pelaksanaan tugas. 3. Menentukan prioritas pekerjaan 4. Mengecek kelengkapan data dan informasi kepada unit kerja yang relevan |
|
7 |
Gugus Kendali Mutu |
Tugas: Mengambil langkah-langkah penyelesaian permasalahan di bidang humas dan terwujudnya pengembangan mutu akademik melalui implementasi SPMI secara efektif dan efisien. Wewenang: 1. Merencanakan tindakan-tindakan peningkatan mutu akademi 2. Mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) 3. Memonitor dan mengevaluasi seluruh kegiatan di bagian Pusat Penjaminan Mutu 4. Memonitor dan mengevaluasi kegiatan Penjaminan Mutu di tingkat Institusi 5. Mengambil Langkah-langkah penyelesaian permasalahan di bagian Pusat Penjaminan Mutu
|
|
8 |
Pengabdian Masyarakat dan Penelitian |
Tugas: Mengambil langkah-langkah penyelesaian permasalahan di bidang Pengabdian Masyarakat dan Penelitian dan terwujudnya pengembangan Prodi secara efektif dan efisien Wewenang: 1. Merencanakan tindakan peningkatan penelitian di tingkat Prodi 2. Mengevaluasi pelaksanaan penelitian di tingkat Prodi 3. Memonitor dan mengevaluasi kegiatan penelitian di tingkat Prodi 4. Memonitor dan mengevaluasi kegiatan penelitian di tingkat Prodi di tingkat Prodi |
|
9 |
Praktik Klinik Keperawatan |
Tugas: Membantu tugas Sekretaris Program Studi di dalam pengelolaan pembelajaran Praktik Klinik Keperawatan Prodi serta memonitor atas kelancaran proses pembelajaran Praktik Klinik Keperawatan di tingkat Prodi. Wewenang: 1. Mempersiapkan dan menyusun perencanaan Praktik Klinik Keperawatan 2. Kerahasiaan surat, dokumen, data dan informasi Praktik Klinik Keperawatan 3. Menentukan prioritas pekerjaan 4. Mengecek kelengkapan data dan informasi kepada unit kerja yang relevan |
|
10 |
Uji Kompetensi (Ukom) |
Tugas: Membantu tugas Sekretaris Program Studi di dalam perencanaan dan pengelolaan Uji Kompetensi Mahasiswa di tingkat Prodi. Wewenang: 1. Mempersiapkan dan menyusun perencanaan Uji Kompetensi Mahasiswa 2. Kerahasiaan dokumen, data dan informasi mahasiswa Uji Kompetensi 3. Menentukan prioritas pekerjaan 4. Mengecek kelengkapan data dan informasi kepada unit kerja yang relevan |
|
11 |
OSCE dan atau OSCA |
Tugas: Membantu tugas Sekretaris Program Studi di dalam perencanaan, pengelolaan dan evaluasi pelaksanaan ujian Laboratorium melalui metode OSCA dan atau OSCE Mahasiswa di tingkat Prodi. Wewenang: 1. Mempersiapkan dan menyusun perencanaan Uji Laboratorium melalui metode OSCE dan atau OSCA 2. Menentukan prioritas pekerjaan 3. Mengecek kelengkapan data dan informasi kepada unit kerja yang relevan |
 Daftar Dosen Profesi Ners
Â
1) Sistem pembelajaran dilaksanakan secara luring dan hybrid. Sistem hybrid ini memfasilitasi bagi mahasiswa jika dosen pengajar sedang memiliki tugas di luar kota, sehingga pembelajaran tetapo berjalan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati sebelumnya. Selain itu, system hybrid juga memfasilitasi untuk mahasiswa yang berada di luar kota untuk Program Alih Kredit. Sistem pembelajaran luring bukan hanya dilaksanakan dengan metode lecturer, tetapi lebih berorientasi pada Student Centered Learning (SCL) dan Outcome Based Education (OBE). SCL ini diterapkan untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis pada mahasiswa keperawatan. OBE yang diterapkan dalam proses pembelajaran ini sudah tercantum dalam RPS yang disusun oleh koordinator mata kuliah sebelum pembelajaran dimulai. OBE dapat terlihat dari capaian pembelajaran mata kuliah dan sub capaian pembelajaran mata kuliah dari setiap mata kuliah.
2) Metode pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran diutamakan menggunakan Student Centered Learning (SCL). Di dalamnya bukan hanya melatih kemampuan berfikir kritis mahasiswa, tetapi juga bisa mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Adapun metode SCL yang digunakan dalam pertemuan teori adalah Small Group Discussion, Discovery Learning, Cooperative Learning, Project Based Learning, Problem Based Learning. Sedangkan, untuk pembelajaran praktikum adalah Simulasi dan Demonstrasi. Untuk pembelajaran klinik, menggunakan metode observasi bagi mahasiswa Sarjana. Sedangkan, untuk mahasiswa Ners menggunakan metode pre-post conference, tutorial individual yang diberikan preceptor, diskusi kasus, case report, pendelegasian, Problem Solving for Better Health (PSBH), dan seminar.
3) Peninjauan kurikulum mayor dilaksanakan pada Bulan Agustus Tahun 2022, yang kemudian diterapkan pada Tahun Akademik 2022/2023. Adapun yang menjadi dasar peninjauan kurikulum mayor ini adalah adanya perubahan kurikulum AIPNI pada tahun 2021 yang berlandaskan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 yang menyebutkan bahwa Pendidikan Sarjana 7 semester dan Profesi 2 semester dengan beban SKS yang diterapkan adalah minimal 144 SKS (145 SKS) pada program Sarjana dan minimal 24 SKS (36 SKS) pada Program Profesi. Kemudian dilakukan peninjauan kurikulum minor pada Bulan Oktober Tahun 2024 berdasarkan perubahan kurikulum AIPNI pada Tahun 2024 yang berlandaskan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 yang menyebutkan bahwa Pendidikan Sarjana 8 semester dan Profesi 2 semester dengan beban SKS yang diterapkan adalah minimal 144 SKS (145 SKS) pada program Sarjana dan minimal 24 SKS (36 SKS) pada Program Profesi. Dengan adanya peninjauan kurikulum minor tersebut, maka mahasiswa yang masuk pada Tahun Akademik 2022/2023 dan seterusnya sudah mengikuti perubahan menjadi 8 semester untuk Program Sarjana.
4) Penilaian pembelajaran sudah mengikuti prinsip penilaian yang dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Bentuk evaluasi yang digunakan adalah ujian blok untuk mengukur pemahaman teori dan OSCE untuk mengukur pemahaman praktikum. Sedangkan, untuk pembelajaran klinik menggunakan evaluasi dengan Mini CEX, Direct Observasional of Prosedure Skill (DOPS), Student Oral Case Analysis (SOCA). Penilaian pembelajaran yang diterapkan sesuai kurikulum OBE yaitu untuk mengukur ketercapaian CPL.
5) Praktik dan Pembelajaran Lapangan mulai dilaksanakan saat Program Sarjana. Hal ini untuk mempersiapkan mahasiswa lulusan Program Sarjana Keperawatan untuk dapat melanjutkan ke jenjang Pendidikan Profesi Ners. Praktik Klinik Keperawatan Program Sarjana Keperawatan dilaksanakan pada Semester 5 dengan total beban SKS adalah 10 SKS. Adapun rincian Praktik Klinik, yaitu Praktik Klinik Keperawatan Dasar dan Lanjutan (PKK Daslan) sebesar 6 SKS, dan Praktik Klinik Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis (PKK Gadar) sebesar 4 SKS. Selain Praktik klinik, juga ada Praktik lapangan pada tahap Program Sarjana, yaitu Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebesar 4 SKS yang dilaksanakan pada semester 7. Sedangkan, untuk Prodi Profesi Ners total SKS praktik klinik sebesar 36 SKS yang terbagi dalam 2 semester, yaitu semester 1 sebesar 16 SKS dan semester 2 sebesar 20 semester. Adapun clinical instructor yang mendampingi mahasiswa selama praktik klinik adalah perawat dengan kualifikasi minimal profesi Ners serta telah memiliki sertifikat pelatihan preceptorship, sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan program studi dalam pelaksanaan bimbingan praktik klinik.
6) Pembimbingan Akademik (PA) berperan dalam memberikan bimbingan dan arahan kepada mahasiswa dalam merencanakan program studi setiap semester sesuai dengan kurikulum dan capaian pembelajaran. PA juga memantau perkembangan akademik mahasiswa melalui evaluasi hasil belajar serta memberikan solusi terhadap kendala akademik yang dihadapi mahasiswa. Selain itu, PA memberikan motivasi dan pembinaan kepada mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi secara optimal. Seluruh proses bimbingan akademik didokumentasikan sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi pembinaan mahasiswa oleh program studi. PA juga menggali minat dan bakat yang dimiliki oleh mahasiswa, sehingga dapat meningkatkan capaian prestasi yang diperoleh oleh Program Studi.
7) Integrasi penelitian dan PkM dalam proses pembelajaran dilakukan melalui pemanfaatan hasil penelitian dan kegiatan PkM sebagai bagian dari materi pembelajaran, studi kasus, maupun praktik lapangan. Hasil penelitian dan PkM tersebut telah terintegrasi dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS) sehingga mendukung pencapaian capaian pembelajaran mata kuliah. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga dilibatkan secara aktif dalam kegiatan penelitian dan PkM bersama dosen. Keterlibatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan penelitian, serta meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan kesehatan di masyarakat.
8) Penjaminan mutu pendidikan dilaksanakan melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang mengatur perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu pembelajaran. Proses pembelajaran dikendalikan melalui standar yang telah ditetapkan dalam SPMI untuk memastikan kesesuaian dengan capaian pembelajaran lulusan. Monitoring dan evaluasi pembelajaran dilakukan secara berkala setiap semester, salah satunya melalui pengisian Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) melalui Sistem Informasi Akademik (SIA) pada akhir semester. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai dasar perbaikan dan peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Kegiatan akademik di Program Studi dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan Student Centered Learning (SCL) yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Proses perkuliahan dilaksanakan secara tatap muka dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran seperti diskusi, studi kasus, dan pembelajaran berbasis masalah untuk mendorong kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Selain itu, mahasiswa mengikuti kegiatan praktikum yang dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Keperawatan guna meningkatkan keterampilan klinik dan kompetensi praktik. Mahasiswa juga melaksanakan praktik klinik atau praktik lapangan di beberapa rumah sakit yang telah menjalin kerja sama dengan program studi melalui Nota Kesepahaman (MoU), sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lahan praktik.
Selain kegiatan tersebut, mahasiswa juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan akademik lainnya seperti seminar dan kuliah pakar yang diselenggarakan secara rutin pada setiap angkatan dengan tema yang mendukung pencapaian visi dan misi program studi. Pelaksanaan kegiatan seminar dilakukan melalui kerja sama dengan Organisasi mahasiswa seperti HIMIKA, KNC-E, dan HNG yang ada di program studi sehingga mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam meningkatkan susasana akademik. Mahasiswa juga berpartisipasi dalam kegiatan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama dosen sebagai bagian dari integrasi pembelajaran dengan tridharma perguruan tinggi. Proses pembelajaran juga didukung melalui bimbingan akademik yang dilaksanakan secara terstruktur untuk memantau perkembangan studi mahasiswa, serta diakhiri dengan penilaian akademik yang dilakukan secara objektif dan transparan untuk mengukur ketercapaian capaian pembelajaran lulusan
Fasilitas